Komentar Bos Yamaha Setelah MotoGP Inggris Ditunda

Komentar Bos Yamaha Setelah MotoGP Inggris Ditunda - Agen Bola Terpercaya

Agen Bola Terpercaya – Komentar Bos Yamaha Setelah MotoGP Inggris Ditunda. Kabar sedih dari dunia balap MotoGP , dimana balapan seri 12 MotoGP Inggris harus ditunda. Yup! Lantaran hujan lebat yang mengguyur Sirkuit Silverstone yang tak kunjung reda tersebut, membuat lintasan sepanjang 5,8 km itu harus ditutup.

Hujan yang begitu lebat itu juga membuat beberapa genangan air di area corner yang dapat membahayakan keselamatan pengemudi Moto 1000cc tersebut.

Nasib sial para penyelenggara dimana mereka sebelumnya memajukan jadwal pertandingan MotoGP untuk menghindari cuaca buruk yang akan terjadi. Namun bukan menghindari cuaca buruk, hujan justri turun lebih awal dan membuat sirkuit menjadi tidak layak untuk dilakukan balapan.

Setelah menunggu empat setengah jam setelah menjalani sesi pemanasan jelang balapan di GP Inggris, direktur balap Mike Webb akhirnya mengambil opsi terakhir dengan membatalkan balapan. Keputusan ini dipilih setelah bertemu dengan Dorna Sport, FIM, IRTA, tim, dan para pembalap.

“Sudah jelas kondisi lintasannya tidak aman. Setelah berkonsultasi dengan pengendara, kami menunda awal untuk melihat apakah kondisi akan membaik, ”kata Direktur Balap Mike Webb .

“Kami telah mencapai titik di mana meskipun hujan semakin berkurang, sirkuit masih belum dalam kondisi di mana kami dapat menjalankan perlombaan dengan aman. Jadi, kami telah mengambil keputusan yang sangat sulit dan disesalkan untuk dibatalkan. ”” Ujar Webb.

Webb menambahkan keselamatan adalah hal yang utama dalam olahraga ini. Karena itu, pembatalan ini akan menjadi evaluasi untuk tahun depan agar bisa menanggulangi permasalahan serupa.

Petugas Keselamatan Grand Prix Franco Uncini memberi penjelasan lebih lanjut tentang situasi ini, dirinya mengungkapkan bahwa Silverstone sedang mencari penyelidikan yang akan dilakukan untuk mengungkapkan penyebab pasti dari masalah yang dihadapi akhir pekan ini.

“Kami mengadakan diskusi kemarin (Sabtu) tentang perbaikan dari aspal. Mereka mencari penyelidikan yang akan memakan waktu sekitar enam minggu, untuk memberi tahu kami apa sebenarnya masalahnya. Kami akan menunggu untuk melihat hasilnya … tapi pasti mereka akan membutuhkan aspal baru. ”

Komentar Bos Yamaha Setelah MotoGP Inggris Ditunda

Meregalli menuturkan ini merupakan pengalaman yang unik. Sebab, ada skenario terburuk yang membahayakan keselamatan pembalap, sehingga semua pihak yang terlibat sepakat untuk membatalkan balapan.

“Saya pikir kita semua bisa sepakat bahwa keselamatan pengendara harus selalu didahulukan. Tidak ada pertanggungjawaban yang bisa menempatkan pembalap tetap membalap hari ini (kemarin),” ujar Meregalli seperti dilansir situs Yamaha, Senin (27/8/2018).

“Kami sangat berterima kasih kepada penggemar yang telah sabar menunggu untuk menantikan GP Inggris. Kami juga berterima kasih kepada para marsekal dan sukarelawan, yang tidak meninggalkan lintasan selama beberapa jam, sementara kami semua menunggu keputusan,” ucap Meregalli menambahkan.

“Kami semua kecewa, tapi kami menghormati dan setuju dengan keputusan ini. Kami berharap cuaca yang lebih baik di seri berikutnya di Misano,” tutup Meregalli.

Penasihat Keamanan MotoGP Loris Capirossi menjelaskan bagaimana pengendara sampai pada keputusan dalam pertemuan dengan IRTA.

“Kami melakukan pertemuan hari ini untuk memahami ide pengendara dan mereka sudah melihat bahwa ketika kami mencoba memulai balapan pertama kalinya, mereka kata air berdiri di lintasan banyak di mana-mana.

“Inilah mengapa kami mengambil keputusan MotoGP inggris ditunda. Saya dan Franco melakukan banyak pemeriksaan setiap setengah jam untuk melihat apakah situasinya lebih baik.

Inilah mengapa kami berbicara dengan pengendara dan mereka mengatakan dengan pasti itu bukan waktu yang tepat untuk melakukan balapan hari ini, kondisi trek benar-benar berbahaya, terutama untuk aquaplaning … inilah mengapa kami memutuskan semuanya bersama-sama, tetapi terutama para pembalap, masalah permukaan (terlalu banyak) dan kami memutuskan untuk menunda balapan. ”